Belajar dari lagu “Soerabaja”

21 08 2010

Pernah dengar lagu lama berbahasa Belanda dengan judul “Soerabaja” (sebutan kota Surabaya pada kala itu). Ini termasuk dalam jajaran lagu tempo doeloe yang sangat popular, menggambarkan kerinduan akan kota Surabaya yang berlangit biru, indah, dan banyak hal-hal lain yang membuat terus memikirkan kota pahlawan ini. Mari kita lihat video yang saya lampirkan dari youtube, dan kita simak liriknya…

http://www.youtube.com/watch?v=a2UA3GTL8Cw&p=D9D828F347CF22F1&playnext=1&index=3

Soerabaja, Soerabaja

Mijn gedachten zijn altijd bij jou

(Surabaya, Surabaya.. pikiranku selalu tertuju padamu)

Gedachten = pikiran, mijn gedachten = pikiranku

Altijd = selalu

Waarom moest ik jou verlaten

(Mengapa aku harus meninggalkanmu)

Waarom = kenapa/mengapa, moest = harus

Verlaten = meninggalkan

Eenzaam sta  ik voor mijn raam

(Dalam kesepian aku berdiri di depan jendela)

Eenzaam = kesepian,  sta = berdiri

Raam = jendela

Grauw is de lucht

En als ik zucht

(langit gelap, dan jika aku mendesah)

Grauw = abu-abu, lucht (de) = udara

En = dan, als = jika, zucht = mendesah

Vormen mijn lippen jouw naam

(bibirku selalu terucap namamu)

Vormen = membentuk, mijn lippen = bibirku

Jouw naam = namamu

Soerabaja, Soerabaja

Met je zee en je hemel zo blauw

(Surabaya, Surabaya … dengan laut dan langitmu yang biru)

Met = dengan, je zee = lautmu

Je hemel = langitmu, zo blauw = begitu biru

Soerabaja, Soerabaja

Mijn gedachten zijn altijd bij jou

Ik zal jou nooit meer vergeten

(Aku tidak akan pernah melupakanmu)

Vergeten = lupa

Zal~nooit meer = tidak akan pernah

Ik droom van jou elke nacht

(Aku memimpikanmu setiap malam)

Droom = bermimpi, elke nacht = setiap malam

Dan hoor ik weer

(Aku mendengar lagi)

Hoor = mendengar , weer = lagi

Net als weleer

(seperti dahulu)

Als = seperti/sebagai, weleer = dulu

Gamelan klanken heel zacht

(suara gamelan yang sangat lembut)

Gamelan klanken = suara gamelan, sama dengan de klank van gamelan

Heel = sangat, zacht = lembut

Karena saya sendiri masih belajar dan belajar, mungkin ada arti yang agak aneh dan malah salah. Ini lagu tempo dahulu, mungkin saja ada lagi penyesuaian bahasa Belanda terkini, seperti dalam bahasa Indonesia ada penyempurnaan EYD dan perubahan gaya bahasa dalam diksi yang digunakan. Paling tidak, kita bisa belajar dan selalu mencintai kota tercinta, Surabaya!


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: